Topik ini sebenernya sudah umum dibahas dimana aja, contohnya di sekolah, diseminar, atau lo lagi ngobrol sama temen-temen lo. The Best Teacher, sebenernya tergantung dari sudut pandang lo sendiri, bisa aja lo nganggep orang tua lo sendiri, temen-temen lo, guru lo, atau mungkin pengalaman lo sendiri.
Pengalaman adalah guru yang terbaik
Para pepatah sih ngomongnya kaya gitu sob, pengalaman, pengalaman dan pengalaman. Bisa aja itu pengalaman lo sendiri atau pengalaman orang-orang di sekitar lo. Emang sih ga bisa dipungkirin kalo pengalaman lah yang bikin kita growing older, dalam artian menuju kedewasaan kita bisa belajar dari pengalaman-pengalaman kita atau orang lain. Pengalaman juga yang bisa bawa kita ke puncak tertinggi kesuksesan yang mau kita raih. Kita belajar banyak dari pengalaman.
Gue mau share sebuah cerita nih sob.
Hidup Kita Hanya Tuhan dan Kita Sendiri Yang Menentukan
Di sebuah desa hiduplah seorang tua dengan seorang anaknya. Desa itu sudah lama kekeringan dan menjadi tandus, sehingga banyak daaari penduduk desa yang pindah. Kehidupan mereka sangat miskin, hanya sebuah gubuk reot dan seekor keledai harta yang mereka miliki. Setiap hari mereka hanya mengandalkan keledai yang mereka miliki untuk bekerja.
Pada suatu hari sang ayah berkata kepada anaknya bahwa mereka harus pergi ke tempat lain utk mendapatkan pekerjaan agar kehidupan mereka bisa layak, karena hampir tidak ada yg bisa dikerjakan di tempat itu utk mendapat makan.
Pagi harinya mereka berangkat dengan membawa seekor keledai, karena hanya itulah yang bisa dijadikan sebagai tunggangan. Saat hendak berangkat, sang ayah berkata: “Nak kamu aja yang naik keledainya, biar ayah yang jalan kaki sambil menuntun”. Lalu berangkatlah mereka ke desa lain dg sang anak naik keledai sementara ayahnya berjalan.
Ditengah jalan, mereka melewati sekumpulan orang. Melihat ayah dan anak tsb, sekumpulan org itu berbisik: “Hei teman2..lihatlah!! ada seorang anak yang tidak berbakti kpd orang tuanya. Masa ayahnya dibiarkan jalan kaki sementara dia enak2-an naik keledai. Anak macam apa itu???”. Mendengar itu si anak merasa tidak enak, lalu mempersilahkan sang ayah yang naik diatas keledai sementara dia jalan kaki. Setelah bertukar tempat, mereka kembali meneruskan perjalanan.
Tidak jauh berjalan. mereka bertemu sekumpulan orang lagi. Lalu orang2 tsb berbisik: “Teman2 coba lihat, didepan kita ada orang tua yg memperbudak anaknya. Masa anaknya dibiarkan jalan kaki sementara ayahnya enak2-an naik keledai. Ayah macam apa itu??”. Mendengar hal itu, ganti sang ayah yang merasa tidak enak lalu menyuruh anaknya utk naik bersama.
Belum jauh ayah dan anak itu melanjutkan perjalanan dg naik keledai bersama, bertemulah kembali dg sekumpulan orang lagi. Dan orang2 itupun juga berbisik: “Wah..wah…ternyata di depan kita ini ada orang suka menyiksa binatang. Masa keledai sekecil itu ditumpangi berdua. Orang macam apa mereka??”. Mendengar hal itupun sang ayah dan anaknya juga merasa tidak enak. Akhirnya mereka turun dari atas keledai dan melanjutkan perjalanan dg berjalan kaki bersama sambil menuntun keledai.
Di tengah jalan, sekali lagi mereka bertemu dg sekumpulan orang. Orang2 itupun berbisik juga kepada yg lainnya: “Lihat kawan2. ada 2 orang yang gila. Masa ada keledai tapi mereka justru jalan kaki. Kalau begitu buat apa keledai itu dibawa??” Mendengar gunjingan itu, akhirnya sang ayah dan si anak berhenti.
Lalu sang ayah berkata kepada anaknya: “Nak, gimana ini? Kok kayaknya kita salah terus? Kamu yg naik keledai salah, ayah yg naik keledai salah, dinaiki berdua juga salah dan keledai itu tidak dinaiki-pun masih salah. Mending kita kembali aja ke rumah dan biar kita tidak digunjing oleh orang lagi, lebih baik keledai kita ini kita gendong aja”.
Akhirnya mereka berduapun kemballi ke rumah dengan menggendong keledai bersama2. Lucu ya…??!!
Hidup kita…hanyalah Tuhan dan kita sendiri-lah yang bisa menentukan. Karena apapun keputusan yang kita ambil, kita sendiri-lah yang akan menanggung akibatnya (bukanlah orang lain). Yakini Hatimu.
sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=10312762
Lo pasti mikir, terus apa hubungannya sama The Best Teacher? Bentar sob gue jelasin. Cerita di atas gambarin kalo orang-orang selalu ngomong yang nggak-nggak buat kita, betul? Nah. Lo harus nentuin jalan hidup lo sendiri, meskipun orang lain ga suka sama keputusan lo sendiri. Lo semua pasti punya tanggung jawab, lo yang nentuin pilihan hidup lo, lo juga yang harus nanggung akibat dari pilihan lo sendiri.
INTINYA, LO SENDIRI LAH GURU TERBAIK BUAT DIRI LO SENDIRI. LO SENDIRI LAH YANG NENTUIN HIDUP LO SENDIRI. LO SENDIRI YANG NENTUIN PILIHAN. SEBAIK-BAIKNYA GURU, SEBAIK-BAIKNYA PELAJARAN DARI SEBUAH PENGALAMAN, TAPI KALO LO GA BERGERAK, LO GA MAU NENTUIN BUAT HIDUP LO SENDIRI ITU PERCUMA SOB! SETELAH LO BACA BLOG GUE INI, TERIAK DALAM HATI LO KALO LO ADALAH GURU TERBAIK BUAT HIDUP LO SENDIRI! LO ADALAH PEMIMPIN BUAT HIDUP LO SENDIRI! LO YANG NENTUIN JALAN HIDUP LO SENDIRI! SELALU BERPIKIR POSITIF, BERDOA DAN BERUSAHA! KELUARIN ENERGI POSITIF DALAM DIRI LO! ITU BARU GURU TERBAIK BUAT LO DAN LINGKUNGAN LO SENDIRI SOB!